Friday, 18 June 2010

Sekilas bersama Hamster!

Setelah beberapa note di Hana's Corner tentang hamsternya, akhirnya setelah melakukan observasi beberapa kali aku `terjebak` juga dalam pertanggungjawaban akan hajat hidup si tuan-nyonya hammy.
Hari ini aku pulang gara-gara mau menyimpan tenaga biar besok pas ujian dalam keadaan sehat wal afiat, soalnya agak merasa demam nih. Tapi...secara otomatis aku menoleh ke kandang hamster yang diletakkan di depan pintu masuk ruang dalam dan...heh?! anaknya Nini-Nono yang kemarin masih berwarna pink itu mana??????!
Sambil menyimpan tanda tanya aku melakukan aktivitas rutin tiap sampai ke rumah: ganti baju, shalat, makan (bikin masakan dulu biasanya). Terus waktu mbakku pulang aku interogasi tentang raibnya baby hammy itu, dan katanya setelah aku mengatakan sesuatu sebelum aku ke Jogja waktu mereka pulang udah nggak ada.
Sesuatu yang aku katakan itu adalah: `jangan pegang anaknya nanti baunya bakalan beda sama mereka jadi bisa-bisa dimakan ma ortunya` *intinya gitu lah*. Dan entahlah...si baby hammy itu nasib sebenarnya bagaimana masih misteri. Kemungkinan jatuh dari kandang, soalnya badannya masih muat buat nyusup dari sela-sela jeruji, kemungkinan dimakan makhluk lain *kucing apa tikus gitu*, atau kemungkinan paling buruk adalah dimakan orangtuanya,hiyaaaa...
Tapi, otak detektifku tidak terlalu tajam buat ngurusin hal-hal macam itu, yang nyata di depanku ini ada kandang super bau karena mereka ngikutin kata-kataku supaya nggak nyentuh anak hamsternya. Kalau diliat dua sejoli itu kayaknya pun udah nggak tahan hidup di situ, si bapak sampai masuk ke tempat buat naruh makanan biar terhindar dari lantai yang dikasih batu yang kini udah lembab *udah berapa kali pipis ih*. Si ibu nggak jauh beda, setelah melahirkan dan setelah kini anaknya nggak ada dia jadi rajin olahraga di puteran hamster. Selain itu, mereka kalau nggak di tempat-tempat itu akhirnya `bergelantungan` ke jeruji kandang, dan intensitas menggaruk mereka meningkat *nggak ada ukurannya sih*. Sudah cukup jadi indikasi bahwa mereka sudah tidak nyaman.
Akhirnya, tidak jadi tidur...aku mengambil toples yang biasa buat tempat mereka sementara kandang mereka dicuci. Wuek...bulu-bulu mereka lembab banget *aku pake sarung tangan ya... pegangnya*. Dengan menahan nafas melihat campuran pip dan pup itu...aku mengambil ember dan diisi deterjen...dan tak lupa mengembat bayclin *ngiklan gpp* yang isinya tinggal dikit. Berbekal pengalaman selama di kostan nonton Kak Pi ngurusin kucing-kucingnya dan kadang mandiin kucing serta mbersihin kandang *walaupun kalau dibandingin ya bedalah...kandang hamster kecil ini*







*bukan kandang sebenarnya, tapi mirip*



Dimulai dengan membuang sisa-sisa batu yang buat alas kandang yang udah pasti nggak bisa dipakai lagi...hiek. Dan.............tau tidak saudara-saudara, aku aja sekarang masih merinding bajaj, di bagian bawahnya ada...hiy, sumpah deh merinding bombay...banyak belatung...idup! how come!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Alhamdulillah, walau dengan merinding-merinding tapi aku nggak ada fobia, aku buang aja tuh, hie...
Sebelumnya siram-siram dulu semua dengan air mengalir sampai bisa disentuh dengan tangan, hehehe. Pertama adalah dengan menggosok semua bagian-bagian kandang *setelah dibongkar tentu aja* pake deterjen, setelah itu direndam pake bayclin...dan terakhir pake deterjen lagi. Sebenarnya nggak ada prosedur khusus sih buat nyuci kandang...cuman aku merasa kalau dengan cara itu baru benar-benar bersih. Yang pasti, kata Kak Pi sih bayclin penting buat mbunuh kuman-kuman, hehehe.
Terus kandang dijemur...sepasang hammy itu masih berkutat dengan kwaci di stoples tempat tinggal sementara mereka...tapi keadaan mereka yang kayak habis kecebur got itu...duh duh duh...gimana biar mereka bersih yak?! Kalau kucing kan bisa dimandiin terus dikeringin...nah hamster?
Sudahlah...yang penting bau itu udah hilang, kandang udah bersih, tempat sekitar naruh kandang tadi udah aku pel pake superpel *ngiklan meneh*. Hehe...jarang-jarang aku ngepel, kamar sendiri aja nggak pernah *kan pake karpet plastik, alasan sih*.

Terakhir tadi, si dua sejoli itu tidur menggulungkan badannya kayak bola bulu.

No comments:

Post a Comment