Saturday, 27 March 2010

Meu Favorito

Baca blog-nya Ifa..jadi pengen bikin list kesukaanku juga, hehehe

aku bersyukur dilahirkan di dunia
aku suka es krim
aku suka berjalan di jalan yang kiri-kanannya pohon dan menginjak daun-daun kering yang berguguran
aku suka beruang
aku suka biru...the sky...the ocean...the things
aku senang atas kehidupanku ini
aku suka coklat...dalam bentuk apa aja
aku suka melihat langit:...awannya, pelangi, bintang, rembulan...
aku suka pantai dan gunung..
aku suka buah...terutama bila jadi juice: orange, guava
aku senang ketika diajak ke tempat yang belum pernah aku kunjungi
aku suka melihat ke luar jendela ketika naik bus/mobil sambil mendengarkan mp3 player 
aku bahagia bersama keluarga
aku suka kejutan, terutama saat aku tidak tau akan dikejutkan
aku senang merajut...crochet, dan lagi belajar knit
aku senang dengan benda-benda mungil dan lucu
aku suka anak kecil...yang lagi lucu-lucunya
aku suka novel, terutama fiksi terjemahan
aku suka lagu yang berupa instrumen...atau lagu yang liriknya puitis
aku suka mendengarkan nasyid, kpop, jpop
aku senang mengabadikan obyek-obyek yang aku lihat..dan berpikir bahwa itu bagus
aku menyukai pernak-pernik ke-Korea-an dan ke-Jepang-an
aku memimpikan bunga sakura dan gunung Fuji...dan salju
aku suka aku suka aku suka...

Tuesday, 16 March 2010

puisi rindu

kupu-kupu itu mengembangkan sayapnya


terbang menembus langit biru


meninggalkan bunga-bunga yang kian layu



---------------------------------------------------------------------------------------------------------
puisi rindu untuk seorang `kakak`



Saturday, 13 March 2010

Dunia Pewayangan

Beberapa hari-hari ini sibuk menyiapkan sesuatu di rumah..bulikku dan simbah (buliknya ibu) ikut membantu. Yah..wanita-wanita, termasuk aku ngurusin logistik. Nyam.. Tapi bukan mau cerita tentang itu sih, cuman disela-selanya ibu ngobrol dengan mereka *dan aku nimbrung*. Ibu tiba-tiba cerita tentang kami bertiga *anak-anaknya* yang dianalogikan ke dunia pewayangan. Kenal Pandawa kan? di cerita Mahabaratha..yang berjumlah 5 bersaudara dan dimusuhi Kurawa yang berjumlah 100. Ibu menganalogikan kakak pertama seperti Werkudara *dalam Pandawa urutan kedua* kakak kedua mirip Puntadewa, dan aku Janaka..hei??! mereka lelaki, kami wanita. Tapi memang sifat-sifat mirip..jiwa pemberontak Werkudara, dan jiwa bijak Puntadewa ada pada masing-masing kakakku..tapi yang nggak aku mengerti, Janaka = aku? apanya coba???

Tuesday, 9 March 2010

A Chocolate to Heal the Day

Hem..refleksi hari kemarin (08032010) yang entah kenapa super duper tidak sesuai dengan mauku. Boleh disebut bad day kalau mau, tapi nggak bad amat sih... Hanya kemarin itu aku kuliah jam 07.30 sampai jam 10.00, hari itu biasa aja..trus setelah kuliah ada janji jam 13.00, pagi-paginya udah smsan..tapi dibales cuman sekali, hem..tidak curiga, karena aku kira udah jelas smsku mau ketemu jam berapa di mana. Maka, aku dari jam 10.00 makan dulu..terus mau wifi-an tapi gak dapet tempat duduk, jadi batal. Lalu nongkrong di wisma KMP yang baru aja dibersihin..mbuka laptop..lalalala..sampai tiba-tiba pet! mati..laptopku yang nggak pake baterai pun tewas. Maka aku beralih ke mushala menunggu dzuhur..kelar dzuhur kembali ke atrium buat wifi-an, sampai salah satu orang yang ditunggu datang..dan kami maksi dulu. Karena aku baru aja makan jam 10.00 maka aku minta pesenin mie goreng satu porsi (biasanya dua porsi kalau goreng) menunggu pesanan sambil ngeplurk dan sms orang kedua yang ditunggu..dan waktu pesanan datang agak siyok!mie gorengku jadi rebus..tapi tetet aku makan toh selama aku doyan makanan itu tak apa. Lalu..menunggu-nunggu orang kedua koq tak muncul jua, sms tak dibalas.. Orang pertama udah jengkel dan tak usah diceritakan..kami akhirnya pulang ke kos masing-masing. Habis shalat Ashar aku tiduran dan diajak makan ma temen kos..hem tak apalah makan lagi, diitung makan malam, hehe. Dan dengan pilihan makan di WS, ramen, atau andaluzzi..temenku pilih ramen. Ramen ada 2 yang lumayan deket: nikkou ma hotaru, dan akhirnya pilih yang kedua karena belum pernah..hem, jangan asal coba-coba deh. Di sini aku minta teriyaki ramen (ramen dlm bentuk goreng)..agak lama dan datanglah: kinoko ramen(ku), loh koq beda?! iya...temenku salah centang..kinoko ada di atasnya teriyaki. Alhasil dapet mie rebus lagi -_-"
Kesimpulan makan: kecewa, banyak mienya tapi tak berasa, tahu jawa bukan tofu, pake paprika bukan nori..adoh no (jauh red.). Akhirnya nggak habis tapi kekenyangan takoyaki. Padahal awalnya mau tanya beli nori di mana, ternyata gak pake..malah terbersit pengen beli mangkuk yang sama. Dan pergilah kami ke toko alat rumah tangga di jalan Mataram. Mangkuk yang dimaksud ada! tapi berubah pikiran karena gede dan berat, tak tau mau dipake kapan..akhirnya beli alat makan (piring, mangkuk, gelas, sendok) yang sewarna..aku BIRU, temenku HITAM..sampai maghrib kami pun pulang. Ternyata tak hanya itu saudara-saudara..baru beberapa meter jalan, ban belakang bocor! Alhamdulillah 50 meter ada tempat tambal ban..hasilnya: harus ganti ban dalam (doh). Selesainya kami pulang ditemani hujan..akhir dari petualangan: bersih-bersih badan, shalat, dan tidur...
Sebenernya pengen men-treat diri dengan coklat (karena tidak mengeluarkan makian) tapi udah penat banget..



Hari berikut ada sms: afwan hape ketlingsut..dari orang kedua.
Maka..aku minta coklat darinya!

Saturday, 6 March 2010

Gigi Baru, Rasa Biru (part 4): enggak biru lagi

Fiuh...tiap dua atau tiga minggu sekali membayangkan akan duduk tak tahu berapa lamanya nasib mendapat dokter gigi yang terkenal dan banyak pasiennya *murah sih*, dan jauhnya itu juga...hem, satu jam dari kos *kosku kan deket ringroad utara, rumah dokternya di mBantul...10 km lagi Parangtritis*.
Enggak bisa booking dulu, karena kalau booking bakalan dicincang ma pasien yang lain...karena mereka juga nggak mau lah lama-lama nunggu , dan nggak mau juga dapat giliran akhir...so, bayangin ya dokternya buka praktik jam 6.30 tapi mereka udah datang jam 3an. Niat banget dah, kalau aku sendiri sih mungkin sanggup juga *tapi ngeri ah, masih gelap* , lagipula aku masih menggantungkan diri pada teman yang bersedia mengantar dan turut menanggung derita menunggu yang bisa sampai 10 jam! Uni udah mengalaminya.

Nah, aku ke sana udah 5 kali:
yang pertama cetak (Sabtu, 6 Februari 2010)
>>> janjian ma temennya Kak Pipi karena dia juga mau kontrol, janjiannya jam 10.00 tapi masih nunggu lama ya udah makan dulu...baru datang jam 11.00 lebih, dan itu pun masih ngapa-ngapain dulu, tapi katanya udah pesen jam 14.00 jadi lumayan lah...sampai sana nunggu beberapa saat dan aku cetak jam 16.00 kurang, lalu pulang sampai kos jam hampir jam 17.00 gitu deh *paling singkat*  
yang kedua pasang atas (Ahad, 7 Februari 2010)
>>> hanya berdua ma Kak Pipi, dateng jam 11.00an, dan udah bilang kalau mau dateng, pas dateng wow wow wow...karena hari libur jadi berbondong-bondong yang dateng. Tapi sama dokternya aku dikasih nomor tengah yang sengaja dikosongin, jadi lumayan walau nunggunya juga lumayan...selesai udah jam 17.00   
yang ketiga pasang bawah (Ahad, 14 Februari 2010)
>>> giliran Uni yang nganter...karena kemarin temannya kak Pipi udah ke sana dan udah booking, katanya aku dapet antrian nomor 8, yiha...palingan kan jam 9 gitu...jadi aku ke sana ma Uni jam 9, sampai sana...woh banyak, dan taukah bahwa nomor 8 itu adalah urutan setelah yang pagi-pagi *yang aku bilang tadi dateng jam 3* dicatet dulu...dan eng ing eng...21+8 itulah nomor antrianku...setelah luntang-luntung gak jelas, mpe Uni yang punya 4 agenda terpaksa dibatalin semua *karena kalau mau bolak-balik pun capek ya*, aku ditangani jam 19.00 lebihnya banyak...pokoknya selesai jam 20.05, padahal kos ditutup jam 21.00 woh...ngebut pulangnya, mana jalan dari rumah dokter ke jalan Parangtritis itu gelap gulita...hiy
yang keempat mau kontrol tapi dapet urutan ke 50, jadi cuman bayar (Ahad, 28 Februari 2010)
>>> sekarang korbannya Ruru...temen kosku, udah niat jam 5.30 berangkat dari kos...tapi karena beberapa hal *salah satunya Ruru hanya bisa dibangunin kalau pintunya digedor dan dipanggil-panggil beberapa kali*, alhasil baru berangkat jam 6.20...dan sampai sana, hem...no comment lah, urutan ke 50 mau jam berapa itu *walau mungkin ada yang ngebatalin sih, tapi siapa yang tau* akhirnya cuman bayar dan bilang ke ibunya kalau mau dateng besok hari, paling enggak udah titip nama *tapi nanti urutan antre adalah ditambah yang dateng pagi-pagi, seperti yang tadi aku bilang* terus PULANG!!!
yang kelima kontrol dan ganti karet....fiuh
>>> korbannya sang kepala sekolah: Uchun yang membolos kuliah *tapi atas keinginannya sendiri lho*, hanya saja karena motornya meragukan dibawa sampai jauh dia pinjam motor mantan kepala sekolah...tapi nunggu juga dan akhirnya baru berangkat jam 12.30 *ini waktu selesai kuliahnya*, sampai di sana aku menemukan diriku urutan ke 15 *dari antrean awal, dan 10 an yang di atas ada yang udah ada yang batal* tapi karena diubah-ubah menurut yang stay di sana...*antre ya nunggu lah, gak ditinggal-tinggal, begitu menurut mereka* maka aku jadi urutan ke 12 menurut antrean baru dan baru sampai nomor 3...hue hehehe...singkatnya aku baru ditangani jam 17.00an, dengan ditinggal oleh sang KepSek yang jalan-jalan dulu ke pantai Samas...pengen ikut tapi nanti aku bakalan disela ma orang lain, ya udah...hiks
Pulang dari sana Maghrib, huehhhhhhhh

Sekarang warnanya sedang ungu, hehehe

dan mencari korban lagi untuk 1-2 minggu nanti 

Monday, 1 March 2010

lost fun


seekor kupu-kupu di pekarangan rumah telah menjelajah
terbang ke manapun bunga yang ada di taman
bunga matahari, mawar, melati, kamboja...bakung
jauh...dekat...lama...berhari-hari, atau hanya sekejap
aku tak merasa kehilangan, dia masih bisa kembali ke pekarangan rumah

tapi, suatu hari dia berpindah ke pekarangan rumah orang lain

mungkin dia masih bisa kembali lagi,
tapi untuk berapa lama?

 

aku hanya kupu-kupu kecil yang masih beranjak dewasa
di mana ku 'kan hinggap?





satu episode lain:
kehilangan menyenangkan